Tuesday, December 24, 2013

seni jurnalistik

Seni ungkapan perasaan yang tumbuh dari dalam jiwa seseorang dan pengalaman pengalaman bathin sehingga seseorang dapat mengungkapkan dan menuangkan karyannya untuk berkomunikasi dengan orang lain, dengan pemikiran dan usaha yang keras hingga dapat menciptakan sesuatu karya. Seni merupakan segala seseuatu yang indah, memiliki nilai nilai estetika, etika dan logika. Seni itu mengandung nilai keindahan yang dapat menggerakan hati jiwa dan perasaan seseorang jika melihat hasil karya tersebut keindahan dalam seni dapat di bagi-bagi bukan hanya indah dipandang mata tapi keindahaan dalam artian luas dapat berupa keindahan alam, moral dan keindahan intelektual. Jika keindahan dalam artian terbatas yaitu hannya keindahan dalam penglihatan saja. Menurut Hegel, seni ialah hubungan yang terdapat antara idea dan gambaran indera. Maka materi seni tak lain ialah idea sedang formannya terdapat dalam gambaran indrawi dan khayalinnya.

Sebuah karya seni itu lahir dari idea yang ada didalam otak dan di tuangkan dalam media baik itu tari, music teater seni rupa dan seni yang lainnya yang bisa digambarkan oleh pengindraan seperti mata,  dan dapat dirasakan di cium baunnya. Idea dapat di temukan dari khayalan-khayalan yang kita hayalkan, terkadang khayalan itu hanya sebatas hayalan yang tak akan terjadi. Tetapi berbeda denga sebuah karya seni. Sesuatu ide itu didapat dari khayalan kita terhadap seseutu  dan dapat menghasilkan sebuah karya yang spektakuler seperti lukisan abstrak yang tidak di mengerti oleh orang lain yang hannya dianggap coreatan soreta semata padahal disana terdapat symbol-simbol penting yang ingin disampaikan pengkarya terhadap karyannya

Telah di jelaskan bahwa seni bukan hannya pertunjukan saja tetapi berbagai macam. Seperti seni audiovisual dapat di katakana seni. Berkembangnnya teknologi dapat memepermudah seseorang untuk berkarya. Seperti halnnya dengan jurnalistik merupakan salah satu seni sastra.  Jurnalistik merupakan sebuah berita dapat berupa tulisan maupun voice atau dapat dikatakan suara. Karena di dalam seni mempilik struktur, yaitu struktur tulisan dalam sastra yang memiliki nilai tulisan keindahan.

 Jurnalistik keterampilan untuk mencari dan menyusun berita melalui media dan disampaikan untuk masyarakat luas. Jurnalistik sendiri memiliki proses dari awal pembuatan berita hingga pada akhirnnya sampai kemasyarakat luas. Jurnalistik memerlukan keahlian dalam menulis, karena yang terkandung dalam jurnalistik yaitu tulisan-tulisan yang di buat untuk disebarkan ke khalayak ramai. seiring berkembangnnya zaman jurnalistik dapat dengan mudah dilakukan dapat dilakukan dengan media elektronik, walaupun demikian canggihnnya tetap saja seorang yang berkecimpung dalam dunia jurnalistik harus pandai menulis dan memperhatikan cara-cara tulisan orang lain. Tulisan yang akan diangkat diambil dari apa yang sedang beredar di masyarakat luas, kejadian-kejadian yang sedang memanas cerita yang sedang gempar di bicarakan oleh masyarakat yang ada di sekitar. Karena tujuan dari jurnalistik atau seseorang yang menulis jurnal ialah menyampaikan suatu pesan melalui tulisannya, agar dapat di baca oleh masyarakat dan masyarakt mengetahui apa yang ia inginkan dari tulisan yang ia buat tersebut.

Pokok –pokok yang di ambil untuk tulisan jurnalistik di ambil dari pengalaman pribadi si penulis,yang melihat keadaan lingkungan masyarakat. Kehidupan masyarakat mempengaruhi pengalaman-pengalaman penulis untuk menulis sebuah berita, mulai dari berita yang terkecil hingga berita yang besar saat ia di dalam gerumunan masyarakat.seperti halnnya masalah korupsi yang merajalela, pembunuhan, pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga dan berita menghibur seperti perlombaan antar sekolah yang satu dengan yang lain, perlombaan  antar kampung. Kreatifitas dari masyarakat dapat di jadikan berita untuk di sebarluaskan bukan hanya berita yang berat tetapi seorang jurnalistik juga  menulis berita-berita yang ringan dan dapat di sentuh oleh masyarakat. Tulisan yang di tulispun harus tau posisi dimana tulisan itu akan di tampilkan. Siapa pembaca dan yang dapat mengerti dari tulisan tersebut, di karenakan beritannya untuk masyarakat jadi tulisan yang harus di gunakan tulisan yang dapat di pahami oleh semua kalanagan, baik kalangan bawah menengah dan kalanagan masyarakat atas dapat dijadikan sebuah tulisan jurnal.
 
 

tentang teater

The theatre berasal dari kata yunani kuno,theatron yang berarti seeing place atau tempat menyaksikana atau tempat dimana actor mementaskan lakon dan orang menontonnya .sedangkan istilah teater atau dalam bahasa inggrisnnya theatre mengacu kepada aktvitas melakukan kegiatan dalam seni pertunjukan, kelompok yang melakukan kegiatan itu dan seni pertunjukan itu sendiri.[1]
Sejarah awal mulannya teater berasal yaitu dari Berasal dari nyanyian atau teater primitive. untuk menghormati seorang pahlawan dikuburannya. Dalam acara ini seseorang mengisahkan riwayat hidup sang pahlawan yang lama kelamaan diperagakan dalam bentuk teater. Berasal dari kegemaran manusia mendengarkan cerita. Cerita itu kemudian juga dibuat dalam bentuk teater kepahlawanan, perang, dan lain sebagainya. Menurut Rendra bahwa naskah teater tertua di dunia yang pernah di temukan oleh pendeta mesir, I Kher-nefert, dizaman peradapan mesir kuno kira-kira 2000 tahun sebelum tarikh masehi. Pada zaman itu peradapan mesir kuno sudah maju I Kher nefert menulis naskah untuk sebuah pertunjukan teater ritual di kota Abydos.[2]
Setelah zaman primitive lalu kezaman teater yunani  dizaman teater yunani ini mereka memuja dewa dionysius. Nama tempat pemujaannya adalah thymele digunakan sebagai puncak pemujaan. Sejak di zaman yunani inilah teater ternama karena asal teater berasal dari peradapan orang yunani dan nama teater itu sendiripun di ambil dari bahasa yunani yaitu tempat menyaksikan atau tempat pertunjukan.
          Teater zaman romawi pada zaman romawi ini tempat orchestra yang biasannya di pakai untuk tempat bermain jika itu pada zaman yunani, tapijika dizaman romawi ini ruang orchestra untuk ruang penonton. Teater di roma tidak menggunakan permainan teater religi, tetapi di gunakan untuk hiburan untuk pertunjukannya seperti tukang sulap dan para badut-badut memainkan memerlukan tempat tertentu untuk memainkan teater tersebut.
          Teater zaman abad pertengahan teater abad pertengahan ini dapat dikatakan kalau para pemain teaternya dapat dikatakan teater pengembara. Dikatakan pengembara karena pada zaman ini para pemain teater ini berkelana. Dizaman ini dapat dikatakan teater kereta karena teaternnya bisa dipasang dan di bongkar dibawa kesana kemari dibawa oleh pengmbara teater. Modelnnya dapat di ubahubah sesuai dengan keinginannya.
          Teater zaman elizabthan zaman ini berkembang karena ratu elizabthan yang pertama di perancis. Pada zaman ini penulis yang terkenal adalah william shakpeare naskah teater yang ia ciptakan selalu berbentuk romantic, selalu mengandalakan kata-kata puitis sastra nya. Selalu penuh dengan romantic-romantik di dalam tulisan naskahnnya menjunjung tinggi nilai-nilai keindahan dan puitis. Mulannya pertunjukan ini dulunnya ditampilkan diudara luar tetapi pada akhirnnya di tampilkan didalam ruangan tertutup. Naskah yang melegendaris dari dulu sampai sekarang adalah naskah romeo dan juliet yang tulisannya mengandung nilai-nilai sastra yang kuat di dalamnnya. Terlihat romantisme dalam karyanya sangat di agung-agungkan oleh penulis pada zaman ini.
           Teater berkembang secara kelompok nenek moyang terdahulu selalu membuat kelompok dalam setiap daerah bisa disebut etnografi. Teater berkembang karena masyarakat membuat satu kelompok dan berburu, kemudian di ikuti dengan tarian-tarian binatang. Jadi teater di ambil dari kegiatan yang di lakukan oleh suatu masyarakat dalam kehidupannya.
Pada zaman realisme yang lahir pada penghujung abad ke 19, dapat dijadikan landasan pacu lahirnya seni teater modern. Penanda yang paling kuat saat itu adalah ketika timbulnya gagasan untuk mementaskan lakon kehidupan di atas pentas dan disajikan seolah peristiwa itu terjadi secara nyata. Gagasan ini melahirkan konvensi baru dan mengubah konvensi lama yang lebih menampilkan seni teater sebagai sebuah pertunjukan yang memang dikhususkan untuk penonton. Tidak ada lagi pamer keindahan bentuk akting dan puitika kata-kata dalam Realisme. Semua ditampilkan apa adanya seperti sebuah kenyataan kehidupan. Menurut Suyatna Anirun akting adalah kehidupan yang selalu mengaju pada tempat ia ditampilkan.[3] Bahkan didalam realita kehidupan kita bisa melakukan acting pada saat kapanpun tanpa kita sadari. Karena akting meliputi gerak,atau perbuatan yang dilakukan pelaku. Akting meliputi mimik,dan dialog.
Dari zaman kezaman teater selalu berkembang hingga zaman sekarang atau teater masa kini. Teater masa kini yang terpenting adalah adannya batas pemisahan antara penonton dan panggung. Seiring berkembanggnya teater dari zaman kezaman tak dapat di pungkiri bahwa perkembangan teater tersebut dapat berawal dari suatu kumpulan masyarakat. Seperti yang telah dijelaskan bahwasannya teater berkembang dari satu kelompok nenek moyang yang menirukan gerakan binatang dan pemujaan-pemujaan yang dilakukan oleh nenek moyang zaman dahulu. Maka berkembanglah teater. Teater yang berkembang tersebut berkumpul antara kelompok dan kelompok. Dapat dinamakan teater rakyat,dari setiap daerah ataupun masyarakat memiliki teater-teater nya tersendiri.
Teater rakyat dapat dilingkungan kelompok-kelompok suku bangsa indonesia yang jumlahnnya yang ada diseluruh nusantara. Teater rakyat dapat juga disebut sebagai teater tradisional yang tidak dapat di pisahkan dari musik dan tari-tarian dan kepercayaan yang ada di nusantara itu sendiri ciri yang khas dalam teater rakyat yaitu berkembangnya teater tutur. Teater tuturpun berkembang dari daerah yang satu memiliki ciri khas dari daerahnnya masing-masing.teater rakyat yang berkembang karena adannya kebiasaan dari kelompok tersebut memainkan nya. Teater rakyat memang ceritannya selalu berpihak kepada rakyat karena kegiatan yang di ambil memang dari kegiatan yang biasa di lakukan oleh rakyatnnya dan di pertahankan dari generasi ke generasi agar teater rakyat tidak hilang. Karena contoh teater rakyat berupa teater tutur maka di minang kabau sendiri teater tutur yang terkenal adalah teater tutur Bakaba. Bakaba adalah teater yang ceritannya di ambil dari kaba yang ada di suatu kampung dan diceritakan didepan khalayak ramai. Orang yang menyampaikan nya dapat di sebut pakaba. Pada intinnya bakaba adalah sejenis teater rakyat yang berkembang di minang kabau  yang inti dari ceritannya atau pun pembahasannya di ambil dari cerita rakyat itu sendiri. Selain itu ada kentrung dari jawa timur,ada juga pm toh dari aceh itu merupakan teater rakyat yang berkembang dari daerah masing-masing yang dibawakan dan disampaikan melalui tutur.
Ciri-ciri teater rakyat berkembang pada rakyat isi ceritannya pun menyangkut cerita rakyat, bisa juga sejarah, dongeng mitologi dan sebagainnya. Pertunjukannya di lakukan diruang terbuka tidak membedakan warna kulit untuk menonton pertunjukannya tersebut. mempergunakan bahas daerahnya masing-masing,menggunakan musik masyarakat itu sendiri. Unsur lawakan selalu di utamakan, dapat juga sebagai upacara –upacara yang dilakukan oleh masyarakat atau rakyat itu sendiri.



[1] Eko santosa”seni teater” Jakarta,2008,p1.
[2] Eko santosa”seni teater” Jakarta,2008,p5
[3] Suyatna anirun. Google pengertian acting menurut para ahli.

Monday, December 23, 2013

minimnnya tenaga pengajar SENI

Hari Rabu 18/12/2013 adalah hari yang menyejukan hati menyejukan fikiran dan menyejukan mata. Dapat dikatakan refresing dari segala yang menyangkut pelajaran keseharian,Para siswa-siswi yang haus akan hiburan. Karena mereka memanjakan diri mereka untuk menonton beberapa kegiatan ekstrakulikuler yang di adakan selama tiga hari. Hari pertama mereka mengadakan ekstrakulikuler di bidang agama, hari kedua dibidang olahraga, selanjutnnya hari ketiga di bidang kesenian. Bidang kesenian ini adalah bidang yang banyak diminati oleh siswa dansiswai karena para siswa dansiswi SMA1 sungai Tarab memiliki bakat-bakat Seni yang terpendam. Dari acara Pensi tersebut para siswa dan siswi baik dari kelas X,XI,XII bisa menunjukan bakat mereka di bidang kesenian. Ada yang menunjukan bakat solosong,vokal grup, pancak silat,musikalisasi puisi,dance,dan drama  yang mewakili kelasnnya masing-masing. Selain itu juga diselingi oleh beberapa pertunjukan yaitu tarian goyang cesar yang menggelegar dunia dari anak-anak SD sampai mahasiswa dan kalangan umum. Acara pensi ini adalah acara pertama yang baru dilakukan oleh anggota OSIS di SMAN 1 Sungai Tarab yang baru. Karena mereka baru di lepas dan di percayakan oleh kakak senior mereka yang lama untuk membentuk acara ini.                 SMAN 1 Sungai Tarab selain mengadakan acara solo song, dance, nasyid, vocal grup, mereka juga mengadakan Drama. Drama yang ditampilkan oleh siswa dan siswi dari kelas XI IPS2.Penampilan Drama yang di tampilkan  XI IPS2 adalah penampilan satu-satunya yang menyangkut dalam bidang teater selain musikalisasi puisi. Penampilan drama yang ditampilkan sangatlah disayangkan sekali karena, actor yang memainkan atau yang berperan dalam drama itu masihlah malu-malu dan masih tampak tegang. Proses yang mereka lakukan juga sangat singkat, bukan hanya itu saja mereka pun minim akan pengetahuan drama dan teater. Saat MC bertanya apa itu teater mereka tidak bisa menjawab yang mereka tau hannyalah drama. Karena pengetahuan mereka yang minim itulah hingga terjadi pertunjukan yang seperti mereka tampilkan. Minimnnya pengetahuan mereka tentang teater dapat dibilang guru-guru yang mengajar kesenian itu sendiri khususnnya dibidang teater dan drama nihil. Mereka hanya tau drama dari guru bidang bahasa, itupun hanya sebatas pelajaran yang sekedar saja. Kepala sekolah SMAN 1 Sungai Tarab pun mengatakan bahwa potensi siswa dan siswi nnya di bidang seni cukup bagus, tapi yang sangat di sayangkan adalah guru di bidang itu sendiri. Guru di bidang seni sangatlah minim dan dapat dikatakan tidak ada, drama hanya di pelajari saat pelajaran bahasa Indonesia saja. Saat pelajaran bahasa Indonesia mereka juga hanya focus ke materi bukan praktek langsung. Tetapi siswa kelas XI ips ini memberanikan diri untuk menampilkan drama yang hanya satu-satunnya di dalam acara pensi pada hari itu.                 Meskipun mereka terbilang baru,tetapi mereka patut di acungi jempol untuk penampilan perdana mereka. Setidaknnya saat bermain drama mereka bermain dengan asik dan mereka bisa menahan agar mereka tidak tertawa walaupun penonton mentertawai mereka. Mereka cukup focus dalam menyelesaikan penampilan drama perdana mereka yang di lihat oleh guru-guru dan dosen ISI Padang Panjang saat acara itu berlanjut. Saat penampilan usai mereka mendapatkan a plus dari pra penonton untuk keberanian mereka dan untuk penampilan perdana. Mereka cukup berani untuk dilihat oleh adik kelas dan kakak-kakak kelasnnya. Jika siswa-dan siswi ini dibina mereka akan dapat memainkan secara baik, baik dari dialog, kefokusan dan gesture tubuh mereka yang masih terbilang kaku, bisa dilatih oleh guru-guru . keterlibatan guru disini mengambil andil yang sangat besar untuk mereka, tetapi memang sangat di sayangkan sekali keadaan guru kesenian itu yang memang tidak ada dan kurang. Sehingga potensi yang ada jadi terbenam. 

bem colegas beraksi di luar daerah

Tepat pada Hari Rabu 18/12/2013 di adakannnya acara PENSI yaitu pentas seni di SMAN1 Sungai Tarab Batu Sangkar. Pensi ini di lakukan sebagai refresing dari sekolah untuk siswa-siswinnya yang baru saja menjalankan ujian semester. Pensi ini adalah salah satu ekstrakulikuler yang dilakukan dalam bidang seni, baik seni musik, seni bela diri dan drama.
                 Tetapi tahun ini pensi yang di adakan oleh SMAN1 Sungai tarab cukup berbeda dari yang biasannya, yang biasannya SMAN1 Sungai Tarab hanya menampilkan kesenian atau perlombaan-perlombaan antar kelas. Pesertannya hanya dari siswa-siswi kelas X,XI,XII saja. Tetapi pada hari Rabu tanggal 18 kemaren acara pensi cukup berbeda, karena  kedatangan tamu penting dari luar daerah yaitu Padang Panjang. Tamu dari Padang Panjang ini adalah mahasiswa dari ISI Padang Panjang. ISI Padang Panjang terkenal dengan kesenian nya. Karena Institut Seni Indonesia, jadi mahasiswa yang terjun langsung kelapanagn adalah mahasiswa yang mayoritasnnya memang berkecimpung di dunia kesenian. Kesehariannya bergelut di bidang kesenian, musik, tari, teater dan masih banyak kesenian-kesenian yang lainnya.                 Mahasiswa yang bergelut di bidang kesenian tentunnya memang sudah ahli dalam bidang itu. Di sini Jurusan Teater memperkenalkan apa itu teater kepada siswa-siswi sekolah SMAN1 Sungai Tarab. Teater menyuguhkan beberapa pertunjukan PANTOMIME di sana. Di kareanakan pantomime masih sangat terbilang baru dan belum banyak yang kenala akan pantomime, apalagi di kalangan para pelajar yang hanya mengetahui teater atau drama hanya sekali lewat saja dalam pelajar Bahasa Indonesia. Tetapi disini jurusan teater menyajikan sebuah pertunjukan baru yang di saksikan oleh siswa dan siswi SMAN1 Sungai Tarab.                 Pantomime yang dibawakan oleh jurusan teater ke SMAN1 Sungai Tarab, adalah pantomime yang memang benar-benar di pilih untuk tampil disana.  Mahasiswa yang terpilih untuk tampil di SMAN1 Sungai Tarab  berjumlah 4 orang dan mereka adalah mahasiswa baru yaitu mahasiswa Bp 2013. Meskipun mereka terbilang baru tetapi mereka sudah dapat dikatakan exis di jurusan teater dengan membawa nama klompok teater mereka yaitu BEM COLGAS MIME yang di bina oleh Din saadudin, dan M Hiban mauludi Hasibuan.                 Mahasiswa yang terpilih adalah Rahmad Ridwan Fajri, Wanda rahmad mereka menampilkan pantomime yang berjudul  “KUNCI”  mereka adalah tampilan pertama yang tampil di SMAN1 Sungai Tarab. Antusias siswa yang ada disana cukup besar walaupun terik matahari  sangat tajam tetapi  siswa siswa disana sangat berantusias melihat penampilan pantomime yang di suguhkan oleh mahasiswa jurusan teater tersebut. Apalagi ketika saat salah satu dari pemain sakit perut dan menunggu untuk pergi kekamar kecil mereka sangat tergelitik melihat prilaku pemain yang jenaka saat bermain.                 Mahasiswa yang terpilih berikutnnya adalah Ridho Putra Ilahi dan Raden Afrizal Anarki juga  mendapat kesempatan untuk tampil di  SMAN1 Sungai Tarab. Mereka membawakan pantomime yang berjudul “ZORO” penampilan mereka sangat memukau siswa dan siswi disana walaupun terik matahari memuncak Karena penampilan mereka di pertengahan hari. Tetapi antusias untuk menonton sangatlah besar, mereka rela panas-panas untuk berdiri dilapangan terbuka,untuk menonton mahasiswa teter ISI Padang Panjang. Sebagai pelajaran untuk kedepannya apa yang bisa dilakukan dari gerakan tubuh tanpa berdialog, disana siswa dan siswi mendapatkan pengetahuan tentang pantomime yang selama ini mereka kurang mengetahuinnya.

bem colegas beraksi di luar daerah

Tepat pada Hari Rabu 18/12/2013 di adakannnya acara PENSI yaitu pentas seni di SMAN1 Sungai Tarab Batu Sangkar. Pensi ini di lakukan sebagai refresing dari sekolah untuk siswa-siswinnya yang baru saja menjalankan ujian semester. Pensi ini adalah salah satu ekstrakulikuler yang dilakukan dalam bidang seni, baik seni musik, seni bela diri dan drama.
                 Tetapi tahun ini pensi yang di adakan oleh SMAN1 Sungai tarab cukup berbeda dari yang biasannya, yang biasannya SMAN1 Sungai Tarab hanya menampilkan kesenian atau perlombaan-perlombaan antar kelas. Pesertannya hanya dari siswa-siswi kelas X,XI,XII saja. Tetapi pada hari Rabu tanggal 18 kemaren acara pensi cukup berbeda, karena  kedatangan tamu penting dari luar daerah yaitu Padang Panjang. Tamu dari Padang Panjang ini adalah mahasiswa dari ISI Padang Panjang. ISI Padang Panjang terkenal dengan kesenian nya. Karena Institut Seni Indonesia, jadi mahasiswa yang terjun langsung kelapanagn adalah mahasiswa yang mayoritasnnya memang berkecimpung di dunia kesenian. Kesehariannya bergelut di bidang kesenian, musik, tari, teater dan masih banyak kesenian-kesenian yang lainnya.
                 Mahasiswa yang bergelut di bidang kesenian tentunnya memang sudah ahli dalam bidang itu. Di sini Jurusan Teater memperkenalkan apa itu teater kepada siswa-siswi sekolah SMAN1 Sungai Tarab. Teater menyuguhkan beberapa pertunjukan PANTOMIME di sana. Di kareanakan pantomime masih sangat terbilang baru dan belum banyak yang kenala akan pantomime, apalagi di kalangan para pelajar yang hanya mengetahui teater atau drama hanya sekali lewat saja dalam pelajar Bahasa Indonesia. Tetapi disini jurusan teater menyajikan sebuah pertunjukan baru yang di saksikan oleh siswa dan siswi SMAN1 Sungai Tarab.
                 Pantomime yang dibawakan oleh jurusan teater ke SMAN1 Sungai Tarab, adalah pantomime yang memang benar-benar di pilih untuk tampil disana.  Mahasiswa yang terpilih untuk tampil di SMAN1 Sungai Tarab  berjumlah 4 orang dan mereka adalah mahasiswa baru yaitu mahasiswa Bp 2013. Meskipun mereka terbilang baru tetapi mereka sudah dapat dikatakan exis di jurusan teater dengan membawa nama klompok teater mereka yaitu BEM COLGAS MIME yang di bina oleh Din saadudin, dan M Hiban mauludi Hasibuan.
                 Mahasiswa yang terpilih adalah Rahmad Ridwan Fajri, Wanda rahmad mereka menampilkan pantomime yang berjudul  “KUNCI”  mereka adalah tampilan pertama yang tampil di SMAN1 Sungai Tarab. Antusias siswa yang ada disana cukup besar walaupun terik matahari  sangat tajam tetapi  siswa siswa disana sangat berantusias melihat penampilan pantomime yang di suguhkan oleh mahasiswa jurusan teater tersebut. Apalagi ketika saat salah satu dari pemain sakit perut dan menunggu untuk pergi kekamar kecil mereka sangat tergelitik melihat prilaku pemain yang jenaka saat bermain.

                 Mahasiswa yang terpilih berikutnnya adalah Ridho Putra Ilahi dan Raden Afrizal Anarki juga  mendapat kesempatan untuk tampil di  SMAN1 Sungai Tarab. Mereka membawakan pantomime yang berjudul “ZORO” penampilan mereka sangat memukau siswa dan siswi disana walaupun terik matahari memuncak Karena penampilan mereka di pertengahan hari. Tetapi antusias untuk menonton sangatlah besar, mereka rela panas-panas untuk berdiri dilapangan terbuka,untuk menonton mahasiswa teter ISI Padang Panjang. Sebagai pelajaran untuk kedepannya apa yang bisa dilakukan dari gerakan tubuh tanpa berdialog, disana siswa dan siswi mendapatkan pengetahuan tentang pantomime yang selama ini mereka kurang mengetahuinnya.
Tepat pada Hari Rabu 18/12/2013 di adakannnya acara PENSI yaitu pentas seni di SMAN1 Sungai Tarab Batu Sangkar. Pensi ini di lakukan sebagai refresing dari sekolah untuk siswa-siswinnya yang baru saja menjalankan ujian semester. Pensi ini adalah salah satu ekstrakulikuler yang dilakukan dalam bidang seni, baik seni musik, seni bela diri dan drama.
                 Tetapi tahun ini pensi yang di adakan oleh SMAN1 Sungai tarab cukup berbeda dari yang biasannya, yang biasannya SMAN1 Sungai Tarab hanya menampilkan kesenian atau perlombaan-perlombaan antar kelas. Pesertannya hanya dari siswa-siswi kelas X,XI,XII saja. Tetapi pada hari Rabu tanggal 18 kemaren acara pensi cukup berbeda, karena  kedatangan tamu penting dari luar daerah yaitu Padang Panjang. Tamu dari Padang Panjang ini adalah mahasiswa dari ISI Padang Panjang. ISI Padang Panjang terkenal dengan kesenian nya. Karena Institut Seni Indonesia, jadi mahasiswa yang terjun langsung kelapanagn adalah mahasiswa yang mayoritasnnya memang berkecimpung di dunia kesenian. Kesehariannya bergelut di bidang kesenian, musik, tari, teater dan masih banyak kesenian-kesenian yang lainnya.
                 Mahasiswa yang bergelut di bidang kesenian tentunnya memang sudah ahli dalam bidang itu. Di sini Jurusan Teater memperkenalkan apa itu teater kepada siswa-siswi sekolah SMAN1 Sungai Tarab. Teater menyuguhkan beberapa pertunjukan PANTOMIME di sana. Di kareanakan pantomime masih sangat terbilang baru dan belum banyak yang kenala akan pantomime, apalagi di kalangan para pelajar yang hanya mengetahui teater atau drama hanya sekali lewat saja dalam pelajar Bahasa Indonesia. Tetapi disini jurusan teater menyajikan sebuah pertunjukan baru yang di saksikan oleh siswa dan siswi SMAN1 Sungai Tarab.
                 Pantomime yang dibawakan oleh jurusan teater ke SMAN1 Sungai Tarab, adalah pantomime yang memang benar-benar di pilih untuk tampil disana.  Mahasiswa yang terpilih untuk tampil di SMAN1 Sungai Tarab  berjumlah 4 orang dan mereka adalah mahasiswa baru yaitu mahasiswa Bp 2013. Meskipun mereka terbilang baru tetapi mereka sudah dapat dikatakan exis di jurusan teater dengan membawa nama klompok teater mereka yaitu BEM COLGAS MIME yang di bina oleh Din saadudin, dan M Hiban mauludi Hasibuan.
                 Mahasiswa yang terpilih adalah Rahmad Ridwan Fajri, Wanda rahmad mereka menampilkan pantomime yang berjudul  “KUNCI”  mereka adalah tampilan pertama yang tampil di SMAN1 Sungai Tarab. Antusias siswa yang ada disana cukup besar walaupun terik matahari  sangat tajam tetapi  siswa siswa disana sangat berantusias melihat penampilan pantomime yang di suguhkan oleh mahasiswa jurusan teater tersebut. Apalagi ketika saat salah satu dari pemain sakit perut dan menunggu untuk pergi kekamar kecil mereka sangat tergelitik melihat prilaku pemain yang jenaka saat bermain.

                 Mahasiswa yang terpilih berikutnnya adalah Ridho Putra Ilahi dan Raden Afrizal Anarki juga  mendapat kesempatan untuk tampil di  SMAN1 Sungai Tarab. Mereka membawakan pantomime yang berjudul “ZORO” penampilan mereka sangat memukau siswa dan siswi disana walaupun terik matahari memuncak Karena penampilan mereka di pertengahan hari. Tetapi antusias untuk menonton sangatlah besar, mereka rela panas-panas untuk berdiri dilapangan terbuka,untuk menonton mahasiswa teter ISI Padang Panjang. Sebagai pelajaran untuk kedepannya apa yang bisa dilakukan dari gerakan tubuh tanpa berdialog, disana siswa dan siswi mendapatkan pengetahuan tentang pantomime yang selama ini mereka kurang mengetahuinnya.

Friday, December 13, 2013

permpuan titik nol bag 2

Ketertarikan naskah lakon yang berjudul PEREMPUAN TITIK NOL yang membuat Edi suisno sebagai sutradara mengangkat naskah ini kedalam karyannya. Karya ini dipentaskan pada tanggal 2desember 2013 jam 20.00wib gedung teater arena ISI Padang Panjang di penuhi oleh warga kampus tersebut. Di dalam pertunjukan ini terdapat sesosok tubuh wanita yang memerankan tokoh firdaus yang ada di dalam naskah tersebut. Firdaus adalah tokoh pertama yang ada didalam naskah yang di ceritakan dan digambarkan oleh penulis. Penulis menceritakan bagaimana kejamnnya kehidupan di libanon yang mempersoalkan tentang kehidupan sosialnnya. Dimana yang kuat dia yang akan menang.

Didalam karyannya edi suisno selaku sutradara memilih fitri rahma sebagai actor yang memerankan tokoh firdaus, fitri rahma yang biasa disebut dengan panggilannya ome atau oma memerankan tokoh firdaus sebagai tokoh utama dalam naskah tersebut. Fitri rahma ini adalah alumni dari kampus ISI Padang Panjang tersebut dulu sebelum dia menjadi alumni di sini. Ia mengambil minat pengkajian atau biasa disebut seorang dramaturg. Banyak orang yang berpendapat bahwasannya seorang dramaturg hanya tempatnnya hannya di perpus dan leptop saja, asik dengan pekerjaannya sendiri di teater tetapi pernyataan itu sangatlah tidak benar.
Pada kenyataannya anak-anak dramaturg juga hebat dalam beracting, bisa disandingkan dengan anak-anak yang mengambil minat pemeranan. Mahasiswa yang mengambil minat pemeranan mungkin memang itu sudah menjadi kewajibannya atau makanannya sehari-hari dalam dunia teater. Berbeda dengan mahasiswa yang mengambil minat pengkajian yang di klaim sebagai kutu buku. Tetapi anak pengkajian mungkin juga bisa diuji kebolehannya untuk beracting memerankan naskah seperti mahasiswa pemeranan yang lainnya.
Fitri rahma atau ome sudah membuktikannya pada acara tersebut. Tampilannya banyak mengundang para penonton untuk menonton pertunjukan tersebut. Keaktoran yang ia miliki pun tidak kalah dengan anak pemeranan dan anak penciptaan. Meski sekalipun minat yang diambilnnya dalah pengkajian. Ome memerankan  tokoh firdaus dengan penuh penghayatan seakan-akan memang firadauslah yang memainkan nya, bukanlah ome yang berperan. Karena jiwa ome memang telah menjadi jiwa seorang firdaus yang di ombang ambingkan oleh takdir dan dipermainkan oleh banyak kaum lelaki yang tak bertanggung jawab.
Peranan ome dalam menyampaikan pengalaman yang dirasakan oleh firdaus, samapai kepada penonton. Penonton merasakan betapa kejamnnya hidup yang dijalani oleh seorang firdaus,penghayatan, focus yang dimiliki oleh actor sangatlah mendukung, bukan Cuma itu rupa ome yang cantikpun mendukung pemeranan tokoh si actor yang bernama firdaus yang cantik polos dan berani. Ome memainkan naskah itu hingga akhirnnya berjalan dengan lancer dari firdaus susah hingga dia menjadi terkenal.