Tuesday, October 8, 2013

DI anggap enteng hampir dilupakan

proses reading yang ditinggalkan


teater merupakan sebuah seni pertunjukan, dimana naskah lakon yang diangkat banyak diambil dari kisah atau cerita didalam kehidupan sehari-hari. Tentang hitam putih dunia,pahit ,manis, suka dan duka kehidupan.  Berbeda dengan tv, teater bisa berubah setiap penampilannya. maksudnnya tv dia direkam oleh audiovisual, sedangkan teater dimainkan saat hari itu berbeda dengan hari berikutnnya. Sama seperti kehidupan setiap waktu pasti mengalami peubahan. Teater itu hidup teater itu dapat dirasakan dan dapat dilihat langsung. Seseorang yang berperan dalam memainkan peranan dalam teter harus menghayati peranannya tersebut, dan mengucapkan artikulasi yang baik dan benar  perlu pelatihan vocal sebelum memulai berperan. Tapi sebelum melakukan latihan atau menentukan siapa yang memerankan tokoh tersebut seorang sutradara harus lebih dulu membaca naskah daripada actor. Setelah sutradara membaca naskah baru dilakukan reading.


Reading yaitu membaca naskah lakon, untuk menentukan siapa yang memerankan tokoh A dan yang memerankan tokoh B, harus reading dan di casting seandainnya cocok barulah menentukan kapan waktu pelatihannya. Reading sangat berguna sebelum menentukan tokoh tersebut,  karena dari  proses readinglah kita dapat mengetahui seberapaa besar vocal actor-aktor kita. Reading juga dapat langsung meng casting pemain, karena dari reading kita kmengetahui artikulasi kata yang di baca oleh  pemain. Reading juga dapat menentukan apakah tokoh ini cocok untuk antagonis atau protagonist bahkan sebagai peran pembantu.  Jadi proses reading salah satu proses yang penting dalam teater , sebelumlatihan yang lainnya. Dianggap tidakpennamun proses reading sangat  berguna untuk para sutradara menetukan actor-aktor nya. Seorang sutradara harus keat dalam memilih actor seandinnya  wajah tampan dan pintar jika artikulasi yang disampaikan seorang actor tidak terdengar dan tidak dimengerti oleh penonton, berarti sutradara kurang jeli dalam memilih actor yang pas dan cocok. Jadi proses reading sangat bermanfaat sebelum latihan teater yang berlanjut.



Diposkan oleh: Melati rahman

No comments:

Post a Comment